Senin, 19 Maret 2018

Cerita Lansia Jalan Kaki dari Jagakarsa ke Pancoran Selama 3 Hari



Pria lanjut usia atau lansia asal Jagakarsa, Jakarta Selatan, Toto sempat nekat jalan kaki menuju Pancoran, Jakarta Selatan. Kakek berusia 70 tahun ini hendak menemui anaknya. Lantaran berjalan kaki, Toto kelelahan dan sempat terlantar selama tiga hari.
Staf Satuan Pelaksana Sosial Kecamatan Jagakarsa, Bambang Susilo menceritakan kondisi lansia Toto sangat memprihatinkan saat ditemukan warga di Pancoran. Kepalanya terluka akibat jatuh saat perjalanan ke rumah salah satu anaknya tersebut.
Warga pun langsung berinisitaif membawanya ke Kantor Polisi Sektor Pancoran. Bahkan, warga sempat memberitahukan kejadian itu kepada Dinas Sosial melalui media sosial, twitter.

"Setelah itu Petugas Dinas Sosial Kecamatan Jagakarsa dan P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan segera menjemput Pak Toto," kata Bambang saat dihubungi di Jakarta, Minggu (18/3/2018).
Menurut dia, setelah penjemputan itu petugas langsung menyebarluaskan informasi mengenai penemuan Toto. Tak lama berselang, kata dia, terdapat informasi yang mengetahui alamat rumah Toto di Jagakarsa.
Lanjut Bambang, petugas langsung menghubungi keluarga lansia itu untuk memastikan kebenarannya. Benar saja, dia mengatakan keluarganya mengaku kehilangan Toto selam tiga hari.

Tak Akses Menuju Rumah



Saat mengantarkan ke rumahnya, Bambang menyebut tidak terdapat akses yang mudah. Sehingga alternatifnya dengan menggendong Toto oleh salah satu petugas.
"Karena akses tidak dapat dilalui kendaraan, maka anggota mengambil alternatif lain dengan menggendongnya," ucapnya.
Menurut keterangan keluarganya, kata Bambang, Toto sudah mulai pikun dan seringkali ingin keluar dari rumah.
"Anaknya juga sudah mencari ke sana ke mari. Untuk rumah di Jagakarsa merupakan rumah anaknya dan anak satunya lagi di Pancoran yang ingin Pak Toto kunjungi," jelas Bambang.

Anies Targetkan Sampah Muara Angke Bersih dalam Sepekan



Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau pembersihan lautan sampah di kawasan hutan bakau Ecomarine Tourism Mangrove di Muara Angke, Jakarta Utara. Anies menargetkan, dalam sepekan sampah-sampah itu dapat diangkut ke Bantargebang.
"Insyaallah kita tuntaskan, mudah-mudahan dalam waktu seminggu ini kita bisa tuntaskan," ujar dia di lokasi, Senin (19/3/2018).

Sampah dengan ketinggian 2,5 meter di Ecomarine itu, menurut Anies, terdiri dari sampah plastik rumah tangga hingga sampah kiriman dari luar daerah yang terbawa arus.
"Mayoritas adalah sampah plastik rumah tangga, yang mulai berkumpulnya diduga sejak akhir Desember karena angin barat yang bergerak dan kemudian merusak lahan yang semula akan digunakan untuk mangrove dan budi daya bandeng rusak semua dan justru jadi perangkap sampah. jadi arus laut membawa sampah dan berkumpul di tempat ini," ucap Anies.
Bersama pasukan oranye, Anies ikut membersihkan sampah tanpa sarung tangan. Menurut Anies, bila menggunakan alat seperti garpu, maka sampah sulit diangkut.

"Karena lokasinya, maka pembersihannya tidak bisa menggunakan alat-alat besar untuk mengangkut, harus pakai kapal. Satu pakai kapal tor, dua dengan tenaga manusia. Pakai alat pun pakai garpu, kalau dikeruk itu sulit mengangkatnya, mau tidak mau harus pakai tangan," kata Anies

400 Petugas



terdapat satu alat berat, yakni eksavator yang membantu 400 petugas membersihkan tumpukan sampah di hutan mangrove itu.
"Lebih dari 400 tenaga pekerja di sini untuk mengangkat sampah, diperkirakan masih ada lebih dari 50 ton lagi yang masih ada di sini," ucap Anies.

Ia meminta warga untuk mulai membuang sampah pada tempatnya, bukan di badan air lagi.
"Kami akan bersihkan tempat ini, kemudian sungai-sungai yang mengalir akan kami siapkan jaring-jaring untuk menjerat sampah sebelum sampai ke hilir. Dengan begitu tidak mengotori laut. Dan ujungnya mau tidak mau adalah perilaku kita," Anies menandaskan



Minggu, 18 Maret 2018

Budidaya Ikan Bandeng yang Berakhir Lautan Sampah Teluk Jakarta



Tak seperti laut lainnya, warna air di Blok Empang Muara Angke tidaklah biru. Airnya hitam pekat. Perubahan warna itu diakibatkan sampah teluk Jakarta yang menggenangi kolam berpagar bambu seluas 150 x 50 meter.
Awalnya, kolam sampah teluk Jakarta itu akan dijadikan tambak budidaya ikan bandeng. Namun, banjir rob bulan lalu mengempaskan sampah laut dari berbagai wilayah ke pusara kolam tersebut.
"Jadi tanggal 13 Februari sebelum Imlek itu terjadi angin barat atau rob yang cukup besar. Jadinya ombak masuk ke sini sehingga menghantam pembatas dan ombak itu membawa sampah akhirnya masuk ke sini," jelas ketua Komunitas Mangrove Muara Angke (Komma) Risnandar kepada Liputan6.com, Jakarta, Minggu (18/3/2018).
Banjir rob memang sudah surut, tapi sampah teluk Jakarta tetap tertinggal di kolam itu. Air laut pun menjadi tercemar dan tidak mungkin menjadi tempat hidupnya benih ikan bandeng. Rencana menebar benih ikan bandeng pada April esok pun terpaksa batal.
Namun, Komma tak mau memasrahkan kolam itu begitu saja. Mereka berniat membangun hutan mangrove di atas kolam yang saat ini menjadi tempat sampah teluk Jakarta.

Ini bukan pertama kalinya komunitas binaan CSR PT PJB pembangkit PLN itu membangun hutan mangrove di atas lautan sampah. Bahkan, kolam tersebut sudah dikelilingi rimbunnya tanaman mangrove.
"Hutan mangrove (di sekitar Blok Empang Muara Angke) sudah ada sejak 2008. 2010 kami digandeng oleh CSR PJB pembangkit PLN Jawa-Bali untuk melakukan aksi yang lebih besar sampai sekarang," papar Risnandar.

Tunggu Bersih



Selama beberapa hari ke depan, petugas fokus mengangkut sampah yang tak bisa terurai, terutama plastik untuk dibawa ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi. Namun sampah yang bisa terurai akan menjadi media dasar penanaman bibit mangrove.
"Habis ini kita pasang ajir. Ajir itu bambu untuk penanaman pohon nantinya. Setelah pasang ajir, baru kita tanami pohon. Nanti pohon itu kita ikat di ajir itu," tutur Risnandar yang menarget tertanamnya 1000 pohon di kolam tersebut.
Namun, hutan mangrove baru bisa nampak dalam hitungan tahun. Sebab, selama kurang lebih 2 tahu, akar tunjang baru akan muncul dari bibit tanaman mangrove.

"Kalau sudah kurang lebih 2 tahun dari sekarang, akan keluar akar tunjang namanya. Akar tunjang itu nantinya akan menggigit ke dalam tanah melepas ajir," imbuh Risnandar.

Raffi Ahmad Ungkap Ingin Punya Istri Seperti Ayu Ting Ting



Raffi Ahmad dan Cita Citata menjadi bintang tamu dalam sebuah program acara talkshow yang dipandu oleh Ayu Ting Ting. Dalam acara itu, ada segmen di mana suami Nagita Slavina ini mengutarakan candaannya pada Ayu Ting Ting dan Cita Citata sembari bernyanyi.
Raffi Ahmad menyanyikan lagu yang dipopulerkan oleh Camila Cabelo berjudul "Havana". Namun, liriknya ia ganti dengan keinginan memiliki dua orang istri.

"Nana oh nana... pengin punya punya punya bini dua. Yang satunya si Ayu, satu si Cita. Supaya ke mana-mana bisa gaya. Biar bisa dibilang cowok perkasa," kata Raffi Ahmad dalam program itu di mana potongan videonya telah diunggah oleh pemilik akun @hera.ayting25 di Instagram.

Candaan



Mendengar lirik lagu yang dinyanyikan Raffi Ahmad, Ayu Ting Ting dan Cita Citata hanya bisa menanggapinya dengan senyum masam dan wajah terheran-heran.
Usai bernyanyi, Raffi Ahmad seolah membela diri dengan menjelaskan bahwa itu hanyalah candaan. "Kan namanya juga nyanyi. Gua nyanyi doang enggak salah," ungkap ayah Rafathar Malik Ahmad ini.
Ayu Ting Ting kemudian mengejek Raffi Ahmad. "Bisa aja lu udang rebon hahaha," imbuh pelantun lagu "Kamu Kamu Kamu" tersebut.

Jadi Sorotan



Candaan mereka kemudian menjadisorotan warganet. "Tapi jujur aja kalau setiap ayy dan mamad satu acara pasti banyak bahan bulian kasian ayu juga acara nya mancing aja sih," kata @ceudiansweet.
"Nice to ayy n affi kalian pekerja seni yg profesional yg baper nonton ny dg hati x... cuma tontonan jgn serius ntar migrain," tambha pengguna akun Instagram @enno2869.







Sabtu, 17 Maret 2018

Pelaku Skimming ATM Ubah Uang Nasabah ke Bitcoin



Penguras dana nasabah bank lewat modus skimming dari mesin anjungan tunai mandiri (ATM) memindahkan uang hasil tangkapannya ke bentuk uang virtual atau bitcoin. Hal tersebut terungkap dalam pemeriksaan kelima tersangka.
"Ketika mengambil uang, mereka jarang diambil cash, semuanya hampir polanya ditransfer. Kemudian setelah ditransfer, ada sebagian yang dipindahkan ke bitcoin," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (17/3/2018).
Menurut dia, tindakan tersebut dilakukan pelaku skimming untuk mempersulit penyidikan. Namun, atas informasi yang didapatkan, para pelaku pun berhasil dibekuk.
"Untuk mempersulit penyidikan yang dilakukan oleh Polri. Namun dari informasi yang masuk kami melakukan beberapa indikasi-indikasi akhirnya tertangkap," kata Nico.
Untuk uang cash sendiri, Polri menyita Rp 70 juta. Yang cash itu biasanya digunakan oleh mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya, seperti biaya makan dan hotel.
Polri pun dibantu oleh Bank Indonesia dan Interpol untuk melacak apakah ada uang hasil skimming ATM yang dilarikan ke luar negeri.

Sejak Oktober 2017



Nico menuturkan, para pelaku telah melakukan aksinya sejak Oktober 2017. Mereka beraksi di beberapa lokasi di Indonesia.
"Jadi TKP-nya itu ada di Bali kemudian di Lombok dan ada di Jakarta serta Yogya, jadi mereka keliling Indonesia dan berpindah-pindah, sehingga menyulitkan untuk dilacak," tutur Nico.
Adanya laporan dan kerja sama dari pihak perbankan, Polri pun menangkap pelaku kasus skimming ini.
Pelaku yang tertangkap terdiri dari 5 orang, dengan 3 warga negara Rumania, 1 warga Hungaria, dan 1 warga negara Indonesia. Para WNA datang ke Indonesia menggunakan visa Turis.
Para pelaku ditangkap pada waktu dan di tempat yang berbeda. Lokasi pertama di De Park Cluster Kayu Putih Blok AB6 No 3 Serpong. Kedua, di Bohemia Village 1 No 57 Serpong. Ketiga, di Hotel Grand Serpong. Keempat, lokasi terakhir, yakni di Hotel De'Max, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.




Pistol Calon Penumpang Meletus di Bandara Kualanamu





Pistol seorang calon penumpang meletus tanpa sengaja di Terminal Keberangkatan, di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Insiden itu terjadi Jumat 16 Maret 2018 petang.
Peristiwa itu terjadi pada area counter check in D-23. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Peluru diduga hanya mengenai plafon atas gedung.
Branch Communication and Legal Manager Bandara Kualanamu, Wisnu Budi Setianto mengakuinya. Dia mengatakan polisi tengah menyelidiki peristiwa itu.
"Terkait dengan insiden tersebut, telah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian sebagai institusi yang berwenang untuk memproses insiden dimaksud," kata Wisnu kepada vipbandarq.biz 
Sabtu (17/3/2018).

Wisnu tidak merinci lebih jauh kronologi insiden meletusnya pistol itu.
Pistol jenis glock dengan magazine dan peluru tersebut diduga milik pejabat Polda Riau yang merupakan penumpang pesawat Lion Air JT-295 tujuan Pekanbaru dengan jadwal keberangkatan pukul 16.45 WIB. Namun, Wisnu tidak membenarkan ataupun membantah dugaan itu.



Sebelum insiden itu, sang penumpang diduga memberikan pistolnya kepada petugas protokoler yang mengurus penitipannya kepada pihak sekuriti Maskapai Lion Air. Saat melaporkan senjata itu, petugas membongkar pistol dan mengarah ke atas plafon gedung terminal keberangkatan. Namun secara tiba-tiba, senjata api itu meletus sekali dan mengenai plafon.
Petugas itu kemudian melaporkan diri ke pihak Avsec, kemudian ke atasannya. Sementara penumpang dan senjata tetap berangkat ke Pekanbaru menggunakan pesawat Lion Air JT-295.
Saat ditanya mengenai kerusakan pada plafon, Wisnu mengaku belum mengetahuinya. "Kami belum melakukan pemeriksaan terhadap dampak insiden dimaksud," kata dia.


Jumat, 16 Maret 2018

Tak ingin uang dalam rekening raib dibobol, coba 4 cara ini

Belakangan, kasus pembobolan rekening nasabah kembali ramai. Baru-baru ini, terdapat belasan nasabah Bank BRI di Kediri, Jawa Timur, yang saldo rekeningnya menghilang. Hilangnya saldo tersebut dikaitkan dengan metode skimming untuk membobol rekening.
Melalui metode skimming, pelaku dapat menggandakan nomor kartu debit nasabah. Caranya, menggunakan alat skimming yang mampu menyalin data pada kartu ATM ketika nasabah memasukkan kartu ke lubang ATM. Bentuk alatnya mirip dengan lubang ATM yang sebenarnya.
Selain itu, pelaku juga menggunakan kamera pengintai untuk mendapatkan PIN nasabah. Nah, dengan kedua cara itu, pelaku pun akan bisa memakai kartu duplikat untuk mencairkan dana.
Anda tentu tidak mau menjadi korban pembobolan rekening. Meski uang nasabah bisa kembali, tetap saja hal tersebut akan mengganggu kondisi finansial Anda untuk sementara waktu. Belum lagi, Anda harus merelakan waktu dan energi ekstra untuk mengurus ini itu ketika hal tersebut menimpa Anda.
Berikut 4 cara mudah agar uang dalam rekening Anda tetap aman, dikutip Cekaja.

Dianiaya Pacar, Cynthiara Alona Pilih Lakukan Ini

  Cynthiara Alona  belum lama ini menjadi korban penganiayaan mantan kekasihnya. Beberapa bagian wajahnya terutama dekat mata, pelipis dan...